komunitasbola – Manchester United berencana mengajukan pengaduan resmi kepada badan wasit Professional Game Match Officials Limited (PGMOL) setelah hasil imbang 2-2 melawan Bournemouth pada Jumat malam.
Klub merasa dirugikan oleh sejumlah keputusan wasit yang dinilai tidak konsisten sepanjang pertandingan di Vitality Stadium. Situasi ini memicu kemarahan internal, terutama karena adanya perbedaan perlakuan dalam beberapa insiden serupa.
Baca juga : Harga Bastoni Terlalu Tinggi, Barcelona Incar 2 Target Alternatif

Kontroversi Penalti yang Membingungkan
Pertandingan berlangsung dramatis dengan Bournemouth dua kali menyamakan kedudukan. Namun, sorotan utama justru tertuju pada keputusan wasit terkait tiga insiden penalti.
Manchester United menilai ada ketidakkonsistenan karena:
- Dua penalti diberikan dalam situasi tertentu
- Satu insiden serupa tidak dianggap pelanggaran
Insiden yang paling diperdebatkan terjadi saat Amad Diallo terlihat ditarik di dalam kotak penalti oleh Adrien Truffert. Meski terlihat jelas, wasit tidak memberikan penalti kepada United.
Keputusan ini semakin dipertanyakan karena sebelumnya United mendapatkan penalti melalui Bruno Fernandes untuk pelanggaran yang dianggap serupa.
Topik ini pun ramai dibahas di kalangan komunitas bola, yang menilai standar keputusan wasit perlu diperjelas.
Kartu Merah Harry Maguire Tambah Drama
Hari yang seharusnya spesial bagi Harry Maguire berubah menjadi pahit. Bek tersebut baru saja dipanggil kembali ke timnas Inggris setelah hampir dua tahun absen.
Namun, ia harus meninggalkan lapangan lebih awal setelah menerima kartu merah akibat menarik Evanilson di dalam kotak penalti saat United unggul 2-1.
Keputusan tersebut berujung penalti bagi Bournemouth yang berhasil dikonversi oleh Junior Kroupi, menyamakan skor menjadi 2-2.
Reaksi Manchester United
Manajer sementara Michael Carrick tidak menyembunyikan kekecewaannya terhadap kinerja wasit.
Ia menyebut keputusan-keputusan tersebut sebagai “membingungkan” dan mempertanyakan konsistensi dalam penilaian pelanggaran.
“Pikiran pertama saya adalah pasti ada yang salah dalam salah satu keputusan, karena pelanggaran yang sama diperlakukan berbeda,” ujar Carrick.
Direktur Sepak Bola Jason Wilcox dikabarkan akan menghubungi kepala wasit Howard Webb untuk meminta klarifikasi resmi.
Sudut Pandang Bournemouth
Di sisi lain, Bournemouth juga memiliki alasan untuk merasa dirugikan. Mereka menyoroti insiden di babak pertama ketika Maguire dianggap melakukan dorongan terhadap Evanilson di dalam kotak penalti, namun tidak mendapatkan hukuman.
Hal ini menunjukkan bahwa kontroversi terjadi di kedua sisi, meskipun United menjadi pihak yang paling vokal dalam menyuarakan protes.
Diskusi mengenai pertandingan ini pun terus berkembang di berbagai forum dan komunitas bola, yang menilai perlunya transparansi lebih dalam pengambilan keputusan wasit.
Penutup
Hasil imbang ini tidak hanya menyisakan poin yang terbagi, tetapi juga memicu perdebatan besar mengenai kualitas dan konsistensi kepemimpinan wasit di level tertinggi sepak bola Inggris.
Manchester United kini menunggu penjelasan resmi, sementara publik menanti apakah akan ada evaluasi terhadap kinerja wasit dalam pertandingan tersebut.









