komunitasbola – Para penggemar Liverpool memadati jalanan di sekitar Anfield untuk menyambut Andoni Iraola dan skuadnya dalam pertandingan kandang pertamanya sebagai pelatih.
Anfield pun penuh sesak saat Liverpool menghadapi Monaco. Atmosfer stadion begitu meriah untuk menandai dimulainya era baru bersama manajer anyar.
Namun, hasil pertandingan kembali menunjukkan persoalan yang perlu segera dibenahi. Untuk kedua kalinya secara beruntun, Liverpool gagal mempertahankan keunggulan dua gol hingga akhir pertandingan.
Baca juga : Kapan Benjamin Sesko Kembali? Ini Prediksi Waktu Comeback Sang Striker

Liverpool Kembali Kehilangan Keunggulan
Liverpool sebenarnya tampil meyakinkan pada babak pertama. Mereka mampu bermain agresif dan menciptakan tekanan terhadap Monaco.
Sayangnya, performa tersebut tidak bertahan sepanjang pertandingan. Setelah Iraola melakukan sejumlah pergantian pemain, intensitas permainan Liverpool mulai menurun.
Situasi ini menjadi perhatian serius karena kualitas kedalaman skuad masih menjadi salah satu masalah yang harus diselesaikan sebelum musim kompetisi dimulai.
Bagi komunitas bola, pertandingan ini menunjukkan bahwa Liverpool masih membutuhkan peningkatan, terutama dalam menjaga konsistensi permainan ketika sejumlah pemain utama ditarik keluar.
Iraola Akui Tim Belum Mampu Menjaga Level Permainan
Iraola mengakui bahwa pertandingan melawan Monaco memiliki kemiripan dengan laga sebelumnya menghadapi Leeds.
“Kami bermain bagus di babak pertama, terutama 30 menit yang bagus. Saat ini kami mungkin tidak memiliki lebih banyak lagi, dalam hal level yang dibutuhkan untuk bermain seperti ini. Mereka pantas membalikkan keadaan,” ujar Iraola kepada LFC TV setelah pertandingan.
Ia juga menyoroti kondisi fisik pemain setelah beberapa pergantian dilakukan.
“Kami memenangkan dua pertandingan pramusim pertama, tetapi dua pertandingan terakhir kami tidak dapat mempertahankan level yang kami inginkan sepanjang pertandingan. Begitu kami melakukan beberapa perubahan, para pemain mulai lelah dan kami tidak dapat mempertahankan level tersebut.”
“Kita masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan,” lanjutnya.
Dua Laga Pramusim Tersisa
Iraola masih memiliki dua pertandingan pramusim yang harus dijalani Liverpool. Kedua laga tersebut akan menghadapi Como pada 16 Agustus.
Dua pertandingan ini akan menjadi kesempatan penting bagi Iraola untuk mengevaluasi kondisi skuad sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum musim baru dimulai.
Liverpool tentu tidak ingin masalah konsistensi yang terlihat dalam dua laga terakhir terbawa ke kompetisi resmi.
Siapa Pendamping Virgil van Dijk?
Dengan musim Liga Primer yang segera dimulai, perhatian juga tertuju pada posisi bek tengah.
Dalam dua pekan ke depan, Liverpool harus menentukan siapa yang akan menjadi pasangan Virgil van Dijk di jantung pertahanan.
Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting karena pertandingan pertama mereka di kasta tertinggi akan berlangsung melawan Newcastle.
Masih ada waktu bagi Iraola untuk mencari solusi. Namun, jika Liverpool ingin mengawali musim dengan baik, persoalan kedalaman skuad dan konsistensi permainan harus segera mendapatkan jawaban.
Bagi komunitas bola, dua pertandingan pramusim terakhir Liverpool akan menjadi momen penting untuk melihat sejauh mana Iraola mampu menemukan formula terbaik sebelum kompetisi resmi dimulai.









