KOMUNITASBOLA – Cody Gakpo telah angkat bicara mengenai kegagalan transfernya dari Liverpool ke Manchester City pada musim panas 2026, mengaku bahwa periode tersebut “sangat berat” baik secara profesional maupun pribadi. Liverpool menolak tawaran City senilai £80 juta di jam-jam terakhir bursa transfer, memilih mempertahankan pemain yang mereka nilai terlalu penting untuk dilepas. Keputusan itu terbukti tepat setelah Gakpo tampil impresif dengan dua gol dan lima assist di awal musim 2026/2027.
Baca Juga: Kylian Mbappe Cedera, Zidane: Bisa Serius dan Absen di Laga Berikutnya
Kronologi Saga Transfer Gakpo ke City
Kisah transfer Gakpo ke Manchester City adalah salah satu saga paling dramatis di bursa transfer musim panas 2026. Segalanya berjalan cepat di hari-hari terakhir sebelum jendela transfer ditutup pada 1 September.
Kronologi Saga Transfer Cody Gakpo
| Tanggal | Peristiwa |
|---|---|
| Agustus 2026 | Manchester City membuka pembicaraan dengan Liverpool untuk Cody Gakpo |
| 29 Agustus 2026 | City menyiapkan tawaran £80-85 juta; Gakpo dikabarkan lebih memilih City |
| 30 Agustus 2026 | Fabrizio Romano mengklaim kesepakatan pribadi Gakpo-City “100% selesai” |
| 31 Agustus 2026 | Liverpool menolak tawaran resmi City senilai £75 juta + £5 juta bonus |
| 1 September 2026 | Jendela transfer ditutup; Gakpo tetap di Liverpool |
| 25 September 2026 | Gakpo angkat bicara soal musim panas yang berat |
Ketertarikan City dan Negosiasi Awal
Manchester City serius mengejar Gakpo setelah kehilangan beberapa pemain ofensif seperti Savio dan Omar Marmoush . Pep Guardiola menilai Gakpo sebagai pemain yang bisa bermain sebagai winger kiri maupun penyerang tengah, memberikan fleksibilitas yang dibutuhkan tim .
City disebut menyiapkan tawaran sekitar £85 juta untuk Liverpool . Jika transfer terwujud, Gakpo akan menjadi pemain Belanda termahal dalam sejarah sepak bola, melampaui Frenkie de Jong .
Liverpool Menolak Tawaran Fantastis
Liverpool awalnya tampak bersedia melepas Gakpo, terutama setelah mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain . Namun, di jam-jam terakhir bursa transfer, The Reds mengubah keputusan mereka.
Liverpool menolak tawaran resmi City senilai £75 juta plus £5 juta bonus . The Athletic melaporkan bahwa Liverpool memutuskan Gakpo terlalu penting untuk dilepas, terutama setelah upaya mereka merekrut Yankuba Minteh dari Brighton gagal karena harga £80 juta yang dinilai terlalu tinggi .
Mengapa Liverpool Menolak Melepas Gakpo?
Keputusan Liverpool untuk mempertahankan Gakpo bukan tanpa alasan. Ada beberapa pertimbangan yang mendasarinya.
Pertama, fleksibilitas Gakpo sangat berharga. Ia mampu bermain di kedua sisi sayap dan sebagai penyerang tengah. Dengan cedera yang menimpa beberapa pemain, keberadaannya memberikan kedalaman skuad yang krusial.
Kedua, kegagalan merekrut pengganti yang sepadan. Liverpool mencoba mendatangkan Yankuba Minteh dan Ismaila Sarr, tetapi negosiasi tidak membuahkan hasil . Tanpa pengganti yang jelas, melepas Gakpo akan meninggalkan celah besar di lini serang.
Ketiga, performa Gakpo di awal musim. Ia mencetak gol di laga pembuka melawan Newcastle dan memberikan assist melawan Nottingham Forest . Liverpool melihat potensi kebangkitan setelah musim lalu yang di bawah ekspektasi.
Musim Panas yang Berat: Tragedi di Balik Layar
Di balik drama transfer yang menegangkan, Gakpo menghadapi tragedi pribadi yang jauh lebih berat. Pada Juni 2026, Gakpo dan pasangannya, Noa van der Bij, kehilangan anak kedua mereka yang meninggal saat masih dalam kandungan .
Peristiwa ini terjadi saat Gakpo sedang membela Timnas Belanda di Piala Dunia 2026 . Ia tetap bermain dan bahkan mencetak gol di turnamen tersebut, menunjukkan kekuatan mental yang luar biasa.
“Itu adalah musim panas yang sulit bagi saya, keluarga saya, dan segala hal yang berkaitan dengan sepak bola serta kehidupan. Saya hanya membiarkannya terjadi, dan semuanya berakhir seperti apa adanya.”
Gakpo mengakui bahwa ia tidak bisa memilih apa yang terjadi, tetapi ia bisa fokus pada apa yang bisa dikendalikan: bermain sepak bola .
Kebangkitan Gakpo di Bawah Andoni Iraola
Setelah transfer ke City gagal, Gakpo justru tampil impresif di bawah pelatih baru Liverpool, Andoni Iraola. Ia dimainkan di sisi kanan menyusul kegagalan Liverpool merekrut target lain seperti Minteh atau Sarr .
Performa Cody Gakpo di Awal Musim 2026/2027
| Kompetisi | Penampilan | Gol | Assist |
|---|---|---|---|
| Premier League | 6 | 2 | 4 |
| Carabao Cup | 1 | 1 | 0 |
| Total Liverpool | 7 | 3 | 4 |
| Nations League (Belanda) | 1 | 1 | 0 |
Catatan Penting: Gakpo mencetak gol penyama kedudukan di masa injury time untuk Belanda melawan Jerman pada September 2026, menunjukkan performa impresifnya di level internasional .
Dampak Nyata Kegagalan Transfer
[RICH CONTENT: Key Takeaways]
Poin Penting dari Saga Transfer Gakpo
- Liverpool Menolak £80 Juta: The Reds menolak tawaran Manchester City di jam-jam terakhir bursa transfer, memilih mempertahankan Gakpo .
- Kesepakatan Pribadi Sudah Ada: Fabrizio Romano mengklaim Gakpo sudah mencapai kesepakatan pribadi dengan City sebelum transfer dibatalkan .
- Tragedi Pribadi: Gakpo kehilangan anak keduanya yang meninggal saat dalam kandungan pada Juni 2026 .
- Kebangkitan Impresif: Gakpo mencetak 3 gol dan 4 assist dalam 7 penampilan pertamanya musim ini .
- Dukungan Van Dijk: Kapten Liverpool, Virgil van Dijk, menegaskan bahwa melepas Gakpo adalah “no-brainer” dan ia harus tetap di Anfield .
FAQ
1. Mengapa transfer Cody Gakpo ke Manchester City gagal?
Liverpool menolak tawaran Manchester City senilai £80 juta di jam-jam terakhir bursa transfer. The Reds memutuskan Gakpo terlalu penting untuk dilepas, terutama setelah gagal merekrut pengganti yang sepadan .
2. Berapa nilai tawaran Manchester City untuk Gakpo?
Manchester City dikabarkan menyiapkan tawaran sekitar £85 juta untuk Gakpo. Jika transfer terwujud, ia akan menjadi pemain Belanda termahal dalam sejarah .
3. Apa yang dikatakan Gakpo tentang musim panasnya?
Gakpo mengaku bahwa musim panas 2026 “sangat berat” baik secara profesional maupun pribadi. Ia juga mengalami tragedi kehilangan anak keduanya yang meninggal saat dalam kandungan .
4. Bagaimana performa Gakpo setelah transfer gagal?
Gakpo tampil impresif dengan 3 gol dan 4 assist dalam 7 penampilan pertamanya musim ini. Ia juga mencetak gol penyama kedudukan untuk Belanda melawan Jerman .
5. Mengapa Liverpool mempertahankan Gakpo?
Liverpool menilai Gakpo memiliki fleksibilitas posisi yang berharga, dan mereka gagal merekrut pengganti yang sepadan seperti Yankuba Minteh atau Ismaila Sarr. Performa impresifnya di awal musim membuktikan keputusan klub tepat .
Kesimpulan
Kegagalan transfer Cody Gakpo ke Manchester City adalah kisah yang lebih kompleks dari sekadar angka. Di balik tawaran £80 juta yang ditolak Liverpool, ada tragedi pribadi yang dialami Gakpo, keputusan sulit dari manajemen klub, dan kebangkitan seorang pemain yang memilih fokus pada apa yang bisa ia kendalikan. Keputusan Liverpool untuk mempertahankan Gakpo terbukti tepat setelah ia tampil impresif di awal musim. Dengan dukungan dari rekan setim dan performa yang terus meningkat, Gakpo membuktikan bahwa nilai seorang pemain tidak selalu diukur dari harga transfer.









