Gabriel Martinelli Minta Maaf atas Insiden dengan Conor Bradley

komunitasbola – Gabriel Martinelli akhirnya menyampaikan permintaan maaf setelah terlibat insiden kontroversial dengan bek Liverpool, Conor Bradley, dalam laga yang berakhir imbang 0-0 di Stadion Emirates pada hari Kamis.

Dalam momen yang memicu perdebatan luas di kalangan penggemar dan komunitas bola, Martinelli terlihat mendorong Bradley yang sedang tergeletak di pinggir lapangan akibat cedera.

Baca juga : PSG Menjadi Juara, Setelah Mengalahkan Marseille di Adu Penalti

Kronologi Insiden di Menit Akhir

Pada masa tambahan waktu, Conor Bradley terjatuh setelah mendarat dengan posisi yang kurang baik saat mengejar bola di dekat garis samping lapangan. Pemain internasional Irlandia Utara itu langsung memegangi lututnya, menandakan rasa sakit yang cukup serius.

Martinelli kemudian mendekati Bradley, menjatuhkan bola ke arah bek sayap tersebut, lalu mendorongnya dari belakang. Tindakan itu tampak sebagai upaya agar pemain Liverpool tersebut segera keluar lapangan sehingga pertandingan dapat dilanjutkan.

Namun, aksi tersebut justru memicu ketegangan. Keributan kecil terjadi di antara para pemain, yang berujung pada kartu kuning untuk Martinelli dan bek Liverpool, Ibrahima Konaté.


Kondisi Bradley Setelah Pertandingan

Setelah menerima perawatan medis di lapangan, Bradley harus ditandu keluar. Ia kemudian terlihat meninggalkan Stadion Emirates dengan menggunakan kruk serta penyangga lutut.

Kondisi ini menambah sorotan terhadap tindakan Martinelli, yang dinilai tidak sensitif terhadap situasi cedera lawan.


Kritik Keras dari Neville dan Keane

Dua mantan pemain Manchester United, Gary Neville dan Roy Keane, menjadi pengkritik paling vokal atas insiden tersebut.

Neville menyebut tindakan Martinelli sebagai “benar-benar memalukan” dan bahkan melabelinya sebagai “idiot”. Keane juga menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap perilaku sang winger Arsenal di momen krusial pertandingan.


Permintaan Maaf Martinelli di Media Sosial

Tak lama setelah pertandingan, Martinelli menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial. Ia mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi langsung dengan Bradley dan menyesali tindakannya.

“Saya benar-benar tidak menyadari bahwa dia mengalami cedera serius dalam situasi yang begitu panas,” tulis Martinelli di Instagram.
“Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat menyesal atas reaksi saya. Saya mengirimkan doa terbaik saya untuk Conor agar cepat pulih.”

Pernyataan ini mendapat beragam respons dari penggemar dan komunitas bola, dengan sebagian menghargai sikap tanggung jawab sang pemain.


Pembelaan dari Manajer Liverpool

Menariknya, manajer Liverpool Arne Slot justru membela Martinelli. Ia menilai bahwa insiden tersebut tidak lepas dari masalah yang lebih besar dalam sepak bola modern, yakni kebiasaan mengulur waktu.

“Saya tidak mengenal Gabriel Martinelli secara pribadi, tetapi dia tampak seperti orang yang baik,” ujar Slot.
“Saya pikir masalahnya adalah begitu banyak penguluran waktu dan pemain yang berpura-pura cedera di akhir pertandingan. Dalam situasi seperti itu, wajar jika seorang pemain merasa frustrasi. Anda tidak bisa berharap Martinelli berpikir jernih di menit ke-94.”