Hasil Lazio 1-0 Milan : Rossoneri Gagal Manfaatkan Peluang, Scudetto Kian Menjauh

KOMUNITASBOLA – AC Milan harus menelan kekalahan pahit 0-1 dari Lazio dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-29 di Stadio Olimpico, Senin (16/3) dini hari WIB. Gol tunggal Gustav Isaksen pada menit ke-27 menjadi pembeda di laga yang diwarnai kartu merah pelatih Lazio, Maurizio Sarri, di masa injury time. Kekalahan ini membuat Rossoneri gagal memanfaatkan hasil imbang Inter Milan dan kini tertinggal delapan poin dari puncak klasemen Liga Italia .

Baca Juga : Hattrick Raphinha Bawa Barcelona Hajar Sevilla 5-2 dan Kian Kokoh di Puncak

Gol Cepat Isaksen Hancurkan Perlawanan Milan

Laga baru berjalan 27 menit ketika lini belakang Milan kembali menunjukkan kerapuhan. Umpan terobosan Adam Marusic dari sisi kanan berhasil dikejar Gustav Isaksen. Penyerang asal Denmark itu memenangkan duel fisik dengan Pervis Estupinan yang kehilangan keseimbangan, kemudian melepaskan tembakan mendatar dari sudut sempit yang tak mampu dihalau Mike Maignan .

Sebelum gol tercipta, Lazio hampir membuka keunggulan lebih dulu melalui tembakan Kenneth Taylor yang menghantam mistar gawang pada menit ke-25 . Milan sendiri sempat mengancam melalui sundulan Estupinan yang masih melebar tipis di menit ke-23 .

Tertinggal satu gol, Milan mencoba bangkit. Daniel Maldini nyaris menggandakan keunggulan Lazio andai sepakannya tidak mampu diamankan Maignan di menit ke-37 . Sayangnya, hingga turun minum, Rossoneri bahkan tidak mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran .

Babak Kedua: Dominasi Mandul dan Drama Kartu Merah

Memasuki babak kedua, Massimiliano Allegri melakukan sejumlah pergantian untuk meningkatkan daya serang. Christian Pulisic mendapat peluang emas di awal babak, namun sepakannya berhasil ditepis kiper Lazio, Edoardo Motta Youssouf Fofana dan Luka Modric bergantian mengancam, tetapi penyelesaian akhir yang buruk dan ketangguhan Motta membuat mereka gagal menyamakan kedudukan .

Puncak drama terjadi pada menit ke-74. Zachary Athekame berhasil memasukkan bola ke gawang Lazio, namun wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau VAR karena Athekame dianggap melakukan handsball saat mengontrol bola .

Situasi memanas di masa injury time. Pelatih Lazio, Maurizio Sarri, mendapat kartu merah setelah protes keras kepada wasit terkait tambahan waktu yang dianggapnya terlalu panjang . Hingga peluit panjang berbunyi, skor 1-0 untuk kemenangan Lazio tetap bertahan.

Statistik dan Fakta Kunci Laga

Berikut data penting dari pertandingan Lazio vs Milan:

  • Pencetak Gol: Gustav Isaksen (27′) .
  • Penguasaan Bola: Lazio 45% – 55% Milan (estimasi berdasarkan jalannya laga).
  • Total Tembakan: Lazio 11 – 9 Milan (estimasi).
  • Tembakan Tepat Sasaran: Lazio 4 – 3 Milan .
  • Kartu Merah: Maurizio Sarri (pelatih Lazio) – protes di injury time .
  • Kekalahan Tandang Perdana: Ini merupakan kekalahan tandang pertama Milan di Liga Italia musim ini .
  • Blunder Krusial: Pervis Estupinan mendapat rating sangat rendah (3.5) karena kehilangan duel dengan Isaksen saat gol tercipta .

Dampak pada Klasemen Liga Italia

Kekalahan ini membuat Milan gagal memanfaatkan hasil imbang Inter Milan 1-1 melawan Atalanta sehari sebelumnya. Berikut 5 Besar Klasemen Liga Italia setelah pekan ke-29:

PeringkatTimMainPoin
1Inter Milan2968
2AC Milan2960
3Napoli2959
4Como2954
5Juventus2953
9Lazio2940

Sumber: CNN Indonesia & ANTARA 

Dengan hasil ini, Milan kini tertinggal delapan poin dari Inter di puncak. Napoli hanya terpaut satu poin di belakang Rossoneri, mengancam posisi kedua mereka . Sementara Lazio naik ke peringkat sembilan dengan 40 poin, menjaga asa menembus zona Eropa .

Analisis: Friksi di Internal Milan dan Target Realistis Allegri

Kekalahan ini tidak lepas dari performa buruk beberapa pemain kunci. Pervis Estupinan mendapat nilai 3.5 dari media Italia, terendah di antara rekan-rekannya, karena kesulitan mengawal pergerakan Isaksen Ardon Jashari yang menggantikan Adrien Rabiot juga tampil di bawah standar dengan rating 4.5 .

Yang lebih mengkhawatirkan, muncul friksi antara Rafael Leao dan Christian Pulisic. Legenda Milan, Alessandro Costacurta, mengungkapkan bahwa kemarahan Leao saat ditarik keluar di menit ke-65 lebih disebabkan oleh Pulisic yang beberapa kali mengabaikannya saat berlari ke ruang kosong . Insiden ini memicu spekulasi tentang keretakan hubungan di lini depan Rossoneri.

“Saya takjub bahwa meskipun ada beberapa peluang bagus dari Leao, Pulisic tidak pernah memberikannya bola. Saya membuat gerakan yang sama seperti Leao: ‘Berikan padanya, berikan padanya!'” ujar Alessandro Costacurta kepada Sky Calcio Club .

Massimiliano Allegri memilih untuk bersikap realistis pasca-pertandingan. Ia mengalihkan fokus tim dari perburuan Scudetto ke pengamanan tiket Liga Champions.

“Setelah Inter ditahan Atalanta, semua orang bicara soal scudetto. Tapi, Anda harus melihat situasinya. Kami perlu tetap fokus pada target Liga Champions. Kalau tidak, kami berisiko merusak apa yang telah kami bangun selama 6 bulan,” tegas Allegri .

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Laga

Q: Siapa pencetak gol kemenangan Lazio atas Milan?
A: Gustav Isaksen mencetak gol tunggal pada menit ke-27 setelah memenangkan duel dengan Pervis Estupinan dan melepaskan tembakan dari sudut sempit .

Q: Mengapa pelatih Lazio Maurizio Sarri mendapat kartu merah?
A: Sarri diusir wasit di masa injury time karena protes keras terkait tambahan waktu yang dianggapnya terlalu panjang. Ia mengaku menggunakan ekspresi kuat, namun tidak menghina siapa pun .

Q: Bagaimana posisi Milan di klasemen Liga Italia setelah kekalahan ini?
A: Milan tetap di posisi kedua dengan 60 poin, namun kini tertinggal delapan poin dari Inter Milan di puncak. Napoli hanya berjarak satu poin di belakang Rossoneri .

Q: Apa yang terjadi dengan Rafael Leao saat ditarik keluar?
A: Leao bereaksi marah saat ditarik keluar di menit ke-65. Menurut analisis, kemarahannya lebih disebabkan oleh Christian Pulisic yang beberapa kali tidak memberikan umpan saat ia berlari ke ruang kosong .

Q: Di mana saya bisa membaca analisis Liga Italia lainnya?
A: Untuk informasi dan analisis terkini seputar Liga Italia dan kompetisi Eropa lainnya, Anda bisa mengunjungi situs KOMUNITASBOLA.

Kesimpulan

Kekalahan 0-1 dari Lazio menjadi pukulan telak bagi ambisi Scudetto AC Milan. Gol cepat Gustav Isaksen dan kegagalan memanfaatkan puluhan peluang membuat Rossoneri gagal mendekati Inter Milan. Dengan tertinggal delapan poin dan menyisakan sembilan pertandingan, perburuan gelar juara nyaris mustahil.

Yang lebih mengkhawatirkan adalah munculnya friksi internal antara Rafael Leao dan Christian Pulisic. Jika tidak segera diselesaikan, masalah ini bisa mengganggu performa tim di sisa musim, terutama dalam perebutan posisi kedua yang kini diintai Napoli.

Massimiliano Allegri telah mengambil langkah bijak dengan mengalihkan fokus ke target realistis: mengamankan tiket Liga Champions. Namun, dengan performa inkonsisten seperti ini, bahkan misi itu pun tidak akan mudah. Rossoneri harus segera bangkit dan menyelesaikan masalah internal jika ingin mengakhiri musim dengan manis.