KOMUNITASBOLA – Torino sukses melakukan comeback dramatis kala menjamu Sassuolo dalam lanjutan pekan ke-36 Liga Italia 2025/2026. Bertanding di Stadion Olimpico Grande Torino, Sabtu (9/5/2026) dini hari WIB, tim tuan rumah menang 2-1. Berikut laporan lengkap dari KOMUNITASBOLA.
Baca Juga : Prediksi Torino vs Sassuolo 9 Mei 2026
Jalannya Pertandingan: Babak Pertama
Laga berjalan intens sejak peluit pertama dibunyikan. Kedua tim sama-sama bermain terbuka dengan tempo yang cukup tinggi.
Sassuolo langsung mengancam pada menit ke-2. Andrea Pinamonti menerima umpan dari Cristian Volpato dan melepaskan tembakan dari posisi menyamping. Kiper Alberto Paleari tampil sigap mengamankan gawang Torino.
Torino merespons cepat melalui Alieu Njie. Dua kali sundulannya nyaris berbuah gol.
Pertama, sundulan pemain asal Swedia itu mengenai mistar gawang. Bola sempat memantul di garis gawang, namun teknologi garis gawang memastikan bola belum sepenuhnya melewati batas. Satu menit kemudian, sundulannya masih melambung di atas mistar.
Hingga wasit meniup peluit babak pertama, skor kacamata 0-0 tetap bertahan.
Babak Kedua: Sassuolo Unggul, Tuan Rumah Tersentak
Unggul jumlah pemain, Freiburg langsung menekan pertahanan Braga. Mereka memiliki lebih dari 70 persen penguasaan bola.
Pada menit ke-19, kebuntuan akhirnya pecah. Lukas Kübler melepaskan tendangan yang mengenai pemain Braga. Bola berbelok arah dan masuk ke gawang.
Freiburg semakin percaya diri. Jelang babak pertama usai, tepatnya menit ke-41, Johan Manzambi menambah keunggulan. Pemain muda yang mengisi posisi gelandang serang menggantikan Yuito Suzuki ini melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti.
Tembakan spektakuler Manzambi gagal dijangkau kiper Lukas Hornicek. Skor 2-0 membuat agregat menjadi 3-2 untuk keunggulan Freiburg.
Babak kedua berjalan lebih sengit. Sassuolo akhirnya membuka keunggulan pada menit ke-51.
Gol berawal dari tembakan Nemanja Matic yang terblok. Bola liar jatuh ke kaki Luca Lipani yang kemudian melepaskan umpan silang akurat dari sisi kanan. Kristian Thorstvedt yang berada di posisi tepat menyambar bola dengan sontekan keras di depan gawang untuk membawa tim tamu unggul 1-0.
Tertinggal satu gol membuat Torino meningkatkan intensitas serangan.
Gol Spektakuler Lipani dan Peluang Zapata
Dua Gol Empat Menit: Simeone dan Pedersen Balikkan Keadaan
Pecah kebuntuan akhirnya tercipta pada menit ke-65. Enzo Ebosse mengirimkan umpan silang dari sisi kiri.
Giovanni Simeone yang berdiri di kotak penalti menyambutnya dengan sundulan tajam. Bola memantul ke tanah sebelum masuk ke gawang, gagal dihalau kiper Arijanet Muric. Skor berubah menjadi 1-1.
Pemain Argentina itu kini selalu mencetak gol dalam lima laga kandang terakhirnya di Liga Italia.
Hanya berselang empat menit, tepatnya menit ke-69, tuan rumah berbalik unggul. Duvan Zapata yang baru masuk sebagai pemain pengganti mengirimkan umpan silang dari dalam kotak penalti.
Marcus Holmgren Pedersen yang berdiri di tiang jauh menyambarnya dengan sundulan. Gol ini menjadi momen spesial karena merupakan gol pertamanya di Liga Italia sepanjang kariernya.
Dalam kurun waktu empat menit, Il Toro sukses membalikkan keadaan!
Babak Final yang Panas: Kartu Merah Gineitis
Sassuolo mencoba bangkit untuk mengejar ketertinggalan. Mereka terus menekan lini pertahanan tuan rumah.
Menjelang akhir pertandingan, Torino harus bermain dengan 10 orang. Gvidas Gineitis menerima kartu merah di masa injury time akibat pelanggaran keras.
Meski unggul jumlah pemain, Sassuolo tak mampu memanfaatkan situasi tersebut. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 2-1 untuk kemenangan Torino tetap bertahan.
Statistik Kunci: Dominasi Peluang Toro
Torino tampil lebih dominan sepanjang pertandingan. Mereka mencatatkan 18 percobaan tembakan, jauh di atas Sassuolo yang “hanya” melepaskan 7 tembakan sepanjang laga.
Torino juga menciptakan 6 peluang besar dengan total expected goals (xG) mencapai 2.84. Angka ini menunjukkan betapa gencarnya serangan tuan rumah sepanjang 90 menit pertandingan.
Sementara Sassuolo, meski mampu membuka keunggulan, langsung kehilangan kontrol permainan setelah gol pertama mereka.
Absennya Jay Idzes Jadi Titik Lemah Sassuolo
Sorotan utama setelah pertandingan tertuju pada absennya bek andalan tim nasional Indonesia, Jay Idzes, yang masih dibekap cedera tumit.
Tanpa kehadiran Idzes, lini belakang Sassuolo tampak kurang solid. Dua gol kemenangan Torino yang lahir dari situasi crossing menjadi bukti rapuhnya pertahanan tim tamu.
Faktor ini menjadi kunci utama keberhasilan Torino membalikkan keadaan. Fabio Grosso harus segera menemukan solusi jika ingin timnya finis di papan atas klasemen.
Dampak pada Klasemen Liga Italia
Kemenangan ini membawa perubahan signifikan di papan tengah klasemen Liga Italia.
Berikut dampak penting hasil ini:
- Torino naik ke posisi ke-12 dengan raihan 44 poin. Mereka berhasil menyalip Parma (42 poin) di klasemen sementara.
- Sassuolo tetap tertahan di peringkat ke-10 dengan 49 poin. Mereka gagal memanfaatkan peluang untuk menyalip Bologna dan Lazio yang juga sama-sama mengoleksi 49 poin.
Reaksi Pelatih Roberto D’Aversa
Pelatih Roberto D’Aversa memuji perjuangan anak asuhnya setelah laga. Ia mengakui comeback krusial ini menjadi suntikan moral yang sangat besar bagi tim.
Keberhasilan membalikkan keadaan dalam kurun waktu empat menit membuktikan karakter juara yang dimiliki tim. Kemenangan ini menjadi kebangkitan setelah beberapa pekan tanpa kemenangan.
Roberto D’Aversa mencatatkan rekor mengesankan di hadapan publik sendiri. Kemenangan ke-4 dari 5 laga kandang terakhir menjadi sinyal positif untuk menyambung musim depan.
FAQ
Kapan jadwal pertandingan Torino vs Sassuolo?
Pertandingan digelar pada Sabtu (9/5/2026) dini hari WIB di Stadion Olimpico Grande Torino, Italia.
Siapa pencetak gol dalam pertandingan ini?
Kristian Thorstvedt mencetak gol pembuka untuk Sassuolo pada menit ke-51. Giovanni Simeone (65′) dan Marcus Pedersen (69′) menjadi pahlawan kemenangan Torino.
Mengapa Jay Idzes tidak bermain?
Bek andalan tim nasional Indonesia itu absen karena masih dalam masa pemulihan cedera tumit yang dialaminya saat melawan AC Milan pekan sebelumnya.
Apa dampak hasil ini bagi klasemen Liga Italia?
Torino naik ke posisi ke-12 dengan 44 poin, menggeser Parma (42). Sassuolo tetap di peringkat ke-10 dengan 49 poin.
Kesimpulan
Laga Liga Italia pekan ke-36 antara Torino vs Sassuolo berakhir dengan kemenangan dramatis tuan rumah 2-1 pada 9 Mei 2026. Tertinggal lebih dulu lewat gol Kristian Thorstvedt (51′), Il Toro membalikkan keadaan lewat dua gol cepat. Giovanni Simeone (65′) dan Marcus Pedersen (69′) menjadi pahlawan kemenangan yang membawa tim naik ke peringkat ke-12 klasemen. Absennya bek andalan Jay Idzes terbukti menjadi pukulan telak bagi lini belakang Sassuolo. Dua gol yang bersarang ke gawang tim tamu menjadi bukti nyata rapuhnya pertahanan tanpa pemain asal Indonesia itu. Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Torino untuk menatap dua laga sisa Liga Italia musim ini.
Ikuti terus update pertandingan Liga Italia hanya di KOMUNITASBOLA.









