Hasil Premier League: Arsenal vs Burnley 1-0, Havertz Jaga Asa Gelar

KOMUNITASBOLA – Arsenal sukses meraih kemenangan krusial di pekan ke-37 Premier League 2025/2026. Bermain di hadapan 60.274 pendukung di Stadion Emirates, Selasa (19/5/2026) dini hari WIB, The Gunners menang tipis 1-0 atas Burnley. Gol semata wayang dari Kai Havertz pada menit ke-36 membawa Arsenal unggul lima poin dari Manchester City di puncak klasemen. Kini Arsenal hanya butuh satu kemenangan lagi dari satu laga tersisa untuk mengakhiri puasa gelar selama 22 tahun. Berikut laporan lengkap dari KOMUNITASBOLA.

Baca Juga : Juventus Rentan Kebobolan di Peluang Pertama

Jalannya Pertandingan: Babak Pertama Dominasi Arsenal

Laga berjalan intens sejak menit awal. Arsenal langsung mengambil inisiatif serangan di hadapan pendukungnya sendiri. Meski Burnley mendapat dua sepak pojok di dua menit awal, lini belakang Arsenal yang solid mampu meredam ancaman.

Peluang Emas Arsenal di Babak Pertama

Arsenal mulai mengambil kendali penguasaan bola. Pasukan Mikel Arteta mencoba mengalirkan bola ke seluruh area lapangan.

Pada menit ke-13, Kai Havertz mendapatkan peluang menembak di kotak penalti Burnley. Namun bola tembakannya masih melenceng di sisi gawang.

Semenit berselang, Leandro Trossard melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti. Upayanya itu masih mengenai tiang gawang dengan keras.

Arsenal sempat memiliki peluang emas saat umpan silang Bukayo Saka mendatar di mulut gawang Burnley. Sayangnya, tak ada pemain yang menyambar.

Saka mendapatkan momen mencetak gol di mulut gawang Burnley pada menit ke-34. Ia gagal menembak dengan baik karena ada gangguan dari lawan.

Penalti untuk Arsenal juga sempat menjadi perdebatan saat Saka dijatuhkan Lucas Pires. Namun wasit Paul Tierney tidak menggubrisnya.

Gol Havertz dari Sepak Pojok

Pada menit ke-36, kebuntuan akhirnya pecah. Setelah Martin Odegaard melihat tembakan dari umpan tariknya memantul keluar, Arsenal mendapatkan sepak pojok.

Bukayo Saka melambungkan umpan pojok yang sempurna ke kotak penalti. Kai Havertz yang berada di posisi tepat melompat tertinggi dan menyundul bola dengan keras.

Bola bersarang di pojok kiri bawah gawang Burnley, tak terjangkau kiper Max Weiss. Emirates Stadium langsung meledak dalam sorak sorai yang meredakan ketegangan.

Itu merupakan gol kelima Havertz melawan Burnley di Premier League, klub yang paling sering ia jebol sepanjang kariernya.

Gol ini juga menjadi gol ke-18 Arsenal dari situasi corner di Premier League musim ini. Gol tersebut sekaligus menjadi assist ke-50 Bukayo Saka di Premier League sepanjang kariernya.

Babak Kedua: Drama, Ketegangan, dan Tensi Tinggi

Memasuki babak kedua, Arsenal masih berusaha mencari gol kedua. Namun Burnley yang sudah terdegradasi mulai berani keluar menekan.

Eberechi Eze sempat kehilangan bola di tengah lapangan, membuka peluang bagi Burnley melakukan serangan balik cepat. Namun upaya Jaidon Anthony masih melambung di atas mistar.

Eze Hantarkan Mistar Gawang

Pada menit ke-53, Eze hampir mencetak gol spektakuler. Umpan silang matang dari Cristhian Mosquera disambut dengan tendangan voli yang scuffed.

Bola memantul ke tanah lalu menghujam bagian atas mistar gawang Burnley. Nasib kurang beruntung bagi pemain yang baru dipanggil timnas Inggris itu.

Sampai menit ke-60, usaha Odegaard dan rekan-rekannya belum membuahkan hasil. Arsenal tampak lebih berhati-hati dalam mengalirkan bola, membuat serangan mereka melambat dibandingkan babak pertama.

Drama Kartu Merah yang Nyaris

Insiden kontroversial terjadi pada menit ke-65. Havertz melakukan tekel terlambat dari belakang kepada gelandang Burnley, Lesley Ugochukwu.

Seharusnya ia mendapat kartu merah. Namun setelah pengecekan VAR, wasit memutuskan untuk hanya memberikan kartu kuning.

Keputusan ini membuat lega Mikel Arteta yang sempat khawatir timnya harus bermain dengan 10 orang untuk sisa pertandingan. Havertz segera ditarik keluar dan digantikan oleh Viktor Gyokeres yang menjadi top skor tim.

Statistik Kunci: Dominasi Angka, Ketegangan di Lapangan

Arsenal tampil lebih dominan secara statistik. Namun ketajaman masih menjadi masalah.

  • Penguasaan bola: Arsenal 62% – 38% Burnley.
  • Total tembakan: Arsenal 13 – 9 Burnley.
  • Tembakan tepat sasaran: Arsenal 2 – 1 Burnley.
  • Akurasi umpan: Arsenal 90% – 74% Burnley.
  • Sepak pojok: Arsenal 9 – 4 Burnley.
  • Pencetak gol: Kai Havertz (36′).

Leandro Trossard dan Eberechi Eze sama-sama hampir mencetak gol dengan tembakan yang membentur tiang dan mistar. David Raya juga mencatatkan clean sheet ke-19 musim ini, menyamai rekor kiper Arsenal legendaris David Seaman.

Statistik pertahanan Arsenal memang luar biasa. Mereka belum kebobolan dalam empat laga Premier League terakhir sejak kalah dari Manchester City pada 19 April 2026.

Reaksi Arteta: “Kami Menikmati Setiap Momen”

Mikel Arteta yang sempat terlihat gelisah di sepanjang laga, akhirnya bisa tersenyum setelah wasit meniup peluit panjang. Ia memuji atmosfer luar biasa dari pendukung yang memadati Emirates.

“Tim saya sangat luar biasa di malam yang sulit. Atmosfer yang diciptakan para pendukung sungguh ajaib. Kami menikmati setiap momen dalam perburuan gelar ini,” ujar Mikel Arteta setelah laga.

Ia juga menyebut Arsenal tidak perlu melihat hasil laga Manchester City karena mereka masih mengendalikan nasib sendiri. Kemenangan di laga terakhir melawan Crystal Palace akan memastikan gelar.

Dampak bagi Klasemen Premier League

Hasil ini membawa perubahan signifikan di papan atas klasemen Premier League. Arsenal kini mengoleksi 82 poin dari 37 pertandingan, unggul lima poin atas Manchester City yang baru bermain 36 laga.

Kini, seluruh harapan tertumpu pada laga tandang Arsenal ke Selhurst Park pada Minggu (24/5/2026) pukul 22.00 WIB. Kemenangan akan memastikan trofi Premier League pertama bagi The Gunners sejak musim 2003/2004 yang legendaris bersama “The Invincibles”.

Usai Laga: Skenario Gelar yang Mungkin

Jika Manchester City kalah atau imbang saat melawan Bournemouth pada Rabu (20/5/2026) dini hari WIB, maka Arsenal sudah dipastikan menjadi juara tanpa perlu bermain di laga terakhir.

Namun jika City menang, maka perburuan gelar berlanjut ke pekan terakhir. City memiliki jadwal berat melawan Aston Villa, sementara Arsenal menghadapi Crystal Palace di kandang lawan.

Skenario terburuk bagi Arsenal adalah hasil imbang di Selhurst Park. Jika City memenangkan dua laga sisa, mereka akan menyamai poin dan berpeluang menang lewat selisih gol yang kini sama-sama +43.

Arsenal juga masih memiliki final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain di Budapest pada 30 Mei 2026. Namun fokus saat ini sepenuhnya pada laga terakhir Premier League yang akan menentukan sejarah.

FAQ

Kapan jadwal pertandingan Arsenal vs Burnley?
Pertandingan digelar pada Selasa, 19 Mei 2026, dini hari WIB di Stadion Emirates, London, Inggris.

Siapa pencetak gol dalam pertandingan ini?
Kai Havertz mencetak satu-satunya gol pada menit ke-36 melalui sundulan yang memanfaatkan umpan pojok Bukayo Saka.

Apa dampak hasil ini bagi klasemen Premier League?
Arsenal mengoleksi 82 poin dari 37 pertandingan, unggul lima poin dari Manchester City yang baru bermain 36 laga. Kemenangan di laga terakhir akan memastikan gelar juara.

Kapan jadwal pertandingan terakhir Arsenal di Premier League?
Arsenal akan bertandang ke markas Crystal Palace pada Minggu, 24 Mei 2026, pukul 22.00 WIB.

Kesimpulan

Laga Premier League antara Arsenal vs Burnley berakhir dengan kemenangan dramatis tuan rumah 1-0 pada 19 Mei 2026. Gol tunggal Kai Havertz pada menit ke-36 memanfaatkan umpan pojok Bukayo Saka menjadi satu-satunya pembeda di laga yang berjalan sengit. Kemenangan ini membuat Arsenal mengoleksi 82 poin dan unggul lima poin atas Manchester City dengan satu laga tersisa. Kini The Gunners hanya butuh satu kemenangan lagi melawan Crystal Palace untuk mengakhiri penantian gelar Premier League selama 22 tahun. Momen ini menjadi semakin istimewa karena Arsenal juga tengah bersiap menatap final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain pada 30 Mei 2026.

Ikuti terus update pertandingan Premier League hanya di KOMUNITASBOLA.